SIDOARJO – Proyek rehabilitasi berat SDN Suko 1 di Kecamatan Kota Sidoarjo yang bersumber dari Dana APBN Kementerian Dikdasmen senilai Rp1,6 miliar menunjukkan progres positif. Proyek di bawah program nasional ini berjalan sesuai standar teknis tinggi, baik dari segi material bangunan maupun penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Standar Material Berkualitas Tinggi
Pelaksanaan proyek Paket “Revit” ini menggunakan spesifikasi material unggulan untuk menjamin kekuatan jangka panjang gedung sekolah:
• Struktur Pembesian: Menggunakan besi ulir berukuran 12 mm untuk kolom dan 8 mm untuk begel.
• Pondasi & Semen: Sepatu pondasi berkedalaman 80 cm dengan diameter 60–80 cm, serta menggunakan semen merek Gresik yang dikenal memiliki mutu tinggi.
• Rangka Atap: Menggunakan rangka galvalum dan reng usuk berkualitas tinggi merek Kencana.
Disiplin Kerja dan Kelengkapan APD
Aspek keselamatan para pekerja menjadi prioritas utama. Puluhan pekerja telah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, mulai dari helm proyek hingga sepatu safety (boot tinggi).
Selain itu, mandor proyek Rinto Indrawan secara konsisten memimpin apel pagi setiap hari pukul 07.45 WIB sebelum memulai pekerjaan. Apel rutin ini bertujuan mengevaluasi kedisiplinan, memastikan penggunaan APD, serta memantau kehadiran para pekerja.
”Kita beri pengarahan dan kita ajak kerja disiplin. Taat menggunakan APD untuk pelindung diri dari kecelakaan kerja. Kita bekerja untuk keluarga juga bermanfaat progres kerja kita untuk bos kita ,”egas Rinto.
Progres Pembangunan Saat Ini
Saat ini, tahapan pekerjaan telah menyelesaikan pembongkaran atap lama serta pengecoran pilar-pilar kerangka bangunan. Pengerjaan selanjutnya akan difokuskan pada pemasangan rangka atap galvalum sebelum melanjutkan renovasi menyeluruh pada ruang-ruang kelas.
Proyek revitalisasi gedung sekolah ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang mendapat dukungan penuh dari DPR RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.[Budi/H. Dar/Red]
