SIDOARJO — Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau langsung proyek pembangunan RSUD Sedati pada Jumat (25/9/2026). Langkah ini diambil guna memastikan proyek strategis daerah tersebut berjalan aman, berkualitas, dan selesai tepat waktu.
Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik didampingi oleh jajaran Dinas Kesehatan Sidoarjo, Inspektorat, Forkopimka Sedati, serta tim konsultan pengawas dan project manager.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan per 20 September 2026, realisasi fisik pembangunan RSUD Sedati telah mencapai 25,47%, mengungguli target rencana awal sebesar 23%.
Kualitas Bangunan Teruji Aman
Wabup Mimik menegaskan bahwa peninjauan langsung ke lapangan sangat krusial untuk mencocokkan data laporan dengan kondisi riil. Hasil pengujian mutu dan struktur bangunan menunjukkan performa yang solid tanpa kendala teknis.
“Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 25,47%. Insya Allah kurang 52 hari lagi sudah terselesaikan sampai lantai dua. Bismillah, mudah-mudahan sesuai target dan semuanya aman,” ujar Wabup Mimik Idayana.
Ia menambahkan, RSUD Sedati merupakan fasilitas kesehatan yang sangat dinantikan masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan ketat akan terus dilakukan hingga proyek rampung total.
Optimis Rampung Pertengahan November
Project Manager RSUD Sedati, Basirul Fuad, menyampaikan bahwa tahap-tahap pekerjaan berat berrisiko tinggi telah berhasil diselesaikan. Saat ini, tim fokus pada pengerjaan unit-unit bangunan yang memiliki bobot progres besar.
Dengan tren pengerjaan yang melampaui target harian, pihak kontraktor optimistis seluruh proses konstruksi dapat rampung pada pertengahan November 2026.
Pesan Khusus Fasilitas Rumah Ibadah
Selain mengawal aspek teknis dan struktur medis, Wabup Mimik memberikan perhatian khusus pada penyediaan fasilitas penunjang, terutama musala di area rumah sakit.
“Saya titip musalanya harus dibuat yang terbaik, agar nyaman digunakan untuk beribadah dan mendoakan kesembuhan para pasien,” pesannya.
Kehadiran RSUD Sedati diharapkan mampu memangkas jarak akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi warga Kecamatan Sedati dan sekitarnya
Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sedati dikerjakan oleh PT Jaya Kirana Sakti (PT JKS) dengan nilai kontrak sebesar Rp42.647.131.333,28. Mega proyek gajah ini diawasi oleh PT MCE sebagai konsultan pengawas
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) sekaligus PA (Penanggungjawab Anggaran).(H. Dar/Red)
