Perbaikan Jalan Lingkar Timur Sidoarjo Dialokasikan Rp 37 Miliar pada 2025, Dilanjutkan Rp 84 Miliar pada 2026
SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo merealisasikan perbaikan Jalan Lingkar Timur setelah menerima berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyampaikan bahwa perbaikan tersebut didukung anggaran dari pemerintah pusat hasil koordinasi lintas lembaga.
“Saya menerima banyak keluhan masyarakat terkait kondisi Jalan Lingkar Timur. Karena itu kami berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar bisa mendapat dukungan anggaran untuk perbaikan jalan,” ujar Mimik Idayana saat meninjau lokasi di wilayah Prasung, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, hasil koordinasi tersebut memperoleh dukungan dari anggota DPR RI Andi Aras serta anggota DPR RI Tommy Wafa dari daerah pemilihan Surabaya–Sidoarjo. Anggaran tahap pertama sebesar Rp 37 miliar dialokasikan untuk pengecoran jalan dua arah.
Pengerjaan tahap pertama dilakukan sepanjang sekitar 1.800 meter, mulai dari simpang lampu merah Desa Prasung hingga Jalan Raya Buduran. Proyek tersebut dikerjakan sejak September hingga Desember 2025 dan telah dinyatakan selesai.
Untuk tahap kedua, pemerintah merencanakan pembangunan jalan beton lanjutan dari Prasung hingga kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Bluru Kidul pada 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp 84 miliar.
Selain perbaikan jalan, Pemkab Sidoarjo juga merencanakan pembangunan drainase di sepanjang jalur tersebut guna mencegah genangan air saat musim hujan. Pembangunan drainase dijadwalkan menggunakan anggaran APBD mulai tahun 2026.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menyatakan bahwa pekerjaan tahap pertama telah rampung sepenuhnya. “Untuk pembangunan jalan beton dua arah tahap kedua, rencananya akan mulai dikerjakan sekitar Mei 2026,” ujarnya.(dar/nata/red)
