Pemdes Tanggul Alokasikan Rp 121 Juta untuk Modal Budidaya Ikan Nila BUMDes

SIDOARJO – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, mengalokasikan dana sebesar Rp 121 juta sebagai penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Tatanan Unggul” untuk program budidaya ikan nila.
Penyertaan modal tersebut dibahas dan disepakati dalam Musyawarah Desa Pembahasan dan Penyepakatan Pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Desa Tanggul Tahun Anggaran 2025, yang digelar pada Senin (22/12/2025). Musyawarah tersebut dihadiri unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LPMD, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, serta PKK.
Kepala Desa Tanggul, Syaiful Akhmadi, S.I.P., menyampaikan bahwa program budidaya ikan nila merupakan salah satu program unggulan pengurus baru BUMDes yang mayoritas diisi generasi muda. Program ini diharapkan dapat mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan perekonomian desa.
“Saya berharap program ini mendapat dukungan bersama. Jika ada masukan atau saran, silakan disampaikan agar pelaksanaannya berjalan dengan baik. Apabila berhasil, hasil usaha ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) dan manfaatnya kembali dirasakan masyarakat,” ujar Syaiful.
Dalam forum musyawarah, salah satu tokoh agama, H. Khoirul Mahfud, mempertanyakan lokasi budidaya ikan nila, sistem pengelolaan, serta aspek pengamanan kolam. Pertanyaan tersebut disampaikan sebagai bentuk kehati-hatian agar program dapat berjalan optimal.
Menanggapi hal tersebut, Mokhamad Khoirul Anam, pengurus BUMDes Tatanan Unggul yang mewakili Direktur BUMDes Erik, menjelaskan bahwa lokasi budidaya berada di pekarangan milik Kepala Desa Tanggul. Lokasi tersebut dinilai cukup aman karena berada di area tertutup sehingga tidak memerlukan penjagaan khusus.
Syaiful Akhmadi menambahkan bahwa sebelumnya lokasi budidaya direncanakan berada di tanah kas desa. Namun, setelah mempertimbangkan faktor keamanan dan risiko gangguan, diputuskan menggunakan lahan pekarangan milik kepala desa agar lebih terkontrol.
Program budidaya ikan nila ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan peran BUMDes dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat Desa Tanggul. (dar/nata/red)
