SIDOARJO – Pelantikan 18 Ketua dan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di Kabupaten Sidoarjo yang digelar di Fave Hotel Senin (18/5/2026) pekan lalu menyisahkan masalah. Meski tidak masuk dalam gerbong Atau jaringan politik Pengurus DPC (Dewan Pimpinan Cabang) yang pimpinan KSB (Ketua, Hari Yulianto, Sekretaris Raymond Tara Iswahyudi dan Bendahara Kasipah), namun diharapkan melalui prosedur dan mekanisme AD/ART partai.
Banyak terjadi pengangkatan pengurus PAC yang diduga asal comot. Hal ini akan dikuliti satu persatu Pengurus PAC yang dilantik Sekretaris DPW PDIP Jatim, Deni Wicaksono yang dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan, Puti Guntur Soekarno. Dimulai dari PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jabon.
Perlu diketahui, struktur Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jabon adalah sebagai berikut :
Dewanti Fitriani Putri Ketua PAC (anak Mundzir Dwi Ilmiawan mantan anggota DPRD Sidoarjo dan pengurus DPC PDIP Sidoarjo), Rini Nurcahyo Wakabid Kehormatan Partai, Ideologi dan Kaderisasi
Kartawi Wakabid Keanggotaan, Organisasi dan Pemenangan Pemilu dan Sumber Daya, Winda Salviana, SE Wakabid Politik dan Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, Reformasi Hukum Pemerintahan dan Reformasi Sistem Hukum Nasional, Nur Aini Wakabid Perekonomian dan Kebudayaan, Pendidikan, Rulli Hafiz Syah Putri Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak; Pariwisata, Anas Firmansyah Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Pemuda dan Olahraga, Siswanto Wakabid Keagamaan, Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tenaga Kerja, Jaminan Sosial, Hukum dan Advokasi, Khoirul Anwar Wakabid Pertanian dan Pangan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan, Edi Prayitno Sekretaris dan Enik Purwanti Bendahara
Menurut Bendahara PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jabon, Sudayati posisi Ketua PAC Jabon dijabat Dewanti Fitriani Putri tidak masalah karena masuk penjaringan dan ikut tes PAC lama. Sekretaris dijabat Edi Prayitno dari Ketua Ranting Tambak Kalisogo ini tidak masuk dalam penjaringan, namun dimaklumi karena sudah menjadi kader. Untuk Bendahara dijabat oleh Enik Purwanti dari pengurus PAC lama kini masuk lagi ini sangat bagus.
Posisi Wakabid Keagamaan, Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tenaga Kerja, Jaminan Sosial, Hukum dan Advokasi dijabat oleh Siswanto ini sangat tepat dan bagus yang sebelumnya menjabat Ketua Ranting Balongtani.”Kalau pengurus yang ke 7, Anas Firmansyah Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Pemuda dan Olahraga ini main comot. Karena dia bukan kader PDI Perjuangan diduga titipan dewan,”tegas Mbak Dah, sapaan akrab Sudayati, Senin (25/5/2026) kepada reporter wartanusa.
Istri Kuswari Jabon ini juga menjadi sorotan. Karena istri Kuswari tidak pernah menjadi pengurus di Sidoarjo. Apalagi Kuswari secara struktural tidak pernah menjadi pengurus. “Istri Kuswari pernah nyaleg di Mojokerto. Cuman kita kan tidak tahu. Yang jelas di Iabon tidak pernah jadi pengurus apapun. Tapi masuk jadi pengurus Wakabid. Dari pengurus 11 PAC baru, yang ikut tes dan penjaringan hanya ada 2 yakni putri ketua PAC dan Siswanto yang lain asal comot dan tidak sesuai mekanisme partai pengisian jabatannya. Namun ada dari kader yang kita maklumi,”ujar Sudayati.
Pengisian jabatan Pengurus PAC tidak hanya di Jabon yang asal comot. Bahkan terjadi di 18 PAC di Sidoarjo. “Coba tanya Jainul Tanggulangin dan Kusein Candi,”terang Mbak Dah.
Sementara perlu diketahui, hasil suara yang ikut penjaringan Ketua PAC Jabon adalah sebagai berikut :
1. Putri dapat 13 suara
2. Sudayati dapat 12 suara
3. Puryanto dapat 10 suara
4. Siwanto dapat 3 suara
5. Mulyadi dapat 1 suara
6. Salim dapat 1 suara
7. Asfar Efendi dapat 1 suara
8. Sifak dapat 1 suara
Menanggapi hal itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Hari Yulianto tak bergeming. Di WA dan ditelp beberapa kali tidak mau menerima. Mbak Dah juga menyoroti, Ketua DPC ditelp kader aja gak mau menerima. “Saya juga pernah telp gak mau nerima. Kayaknya yang mengatur Heru Setyanto Wakil Sekretaris Bidang Program DPC,”ujar Mbak Dah.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Siidoarjo, Raymond Tara Wahyudi dikonfirmasi hal itu menerima telp media wartanusa..Ia mengatakan masih perjalanan ke Batu Malang. “Mohon maaf saya masih nyetir.ke Batu, nanti saya telp,” ujar Tara. Namun setelah ditunggu tunggu sampai pagi Tara pun tak menghubungi lagi. Apakah dia lagi bengung mau menjawab atau sedang mempersiapkan jawaban.
Pagi harinya Selasa (26/5/2026), dari DPC PDI Perjuangan Sidoarjo diwakili oleh Bendahara DPC, Hj. Kasipah, Am.d berkenan untuk memberikan klarifikasinya.
“Saya sampaikan bahwa Info tersebut tidak benar dalam pengerekrutan pengurus PAC , mekanismenya sudah diatur sesuai dengan AD / ART Partai. Dan kita tidak asal comot. Saya rasa semua sudah jelas diperkuat dengan PP No 1 Tahun 2026 yang mengatur tentang konsulidasi organisasi partai PDI Perjuangan. Disitu sudah sangat jelas termasuk keterwakilan kaum muda ( melinial & Gen Z ) sebesar 40 persen, dan keterwakilan kader perempuan 30 % ,”jelas Kasipah.
Dan Terkait peserta yang ikut propertes kemarin di DPC merupakan salah satu persyaratan wajib yang diikuti oleh calon ketua PAC . “Dan saya sangat menghormati Hasil pleno Musancab dari DPD apapun hasilnya terkait dengan jajaran pengurus PAC periode 2026 – 2031 yang baru itu sudah bukan wewenang kami ( DPC) tetapi DPD, dan apapun keputusan dan hasilnya insyaallah teman-teman sudah faham,”pungkas Kasipah. (dar/nata/red)
