SIDOARJO — Proyek strategis pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, terus menunjukkan lonjakan progres yang signifikan. Proyek senilai Rp2,09 miliar ini kini mulai memasuki tahap krusial, yakni pengecoran pondasi “sepatu” (tapak/poerplat) di atas tiang stros menggunakan beton pabrikan readymix.
Langkah ini diambil untuk memastikan struktur bangunan memiliki ketahanan ekstra tinggi. Tak main-main, pondasi stros yang ditanam memiliki kedalaman hingga 6 meter dengan teknik pengerjaan dobel stros.
Kualitas Mutu Jadi Harga Mati
Berdasarkan pantauan di lapangan, armada truk molen besar berkapasitas hingga 8 meter kubik diturunkan langsung ke lokasi untuk mengecor bagian tapak pondasi. Penggunaan beton readymix pabrikan ini dipilih secara sengaja guna menggaransi kekuatan serta mutu beton agar berada di standar tertinggi.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) sekaligus Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sidoarjo, Putranti Cahyaningsiwi, S.T., M.T., menegaskan bahwa pihak dinas menerapkan pengawasan ekstra ketat demi menjaga mutu proyek bernilai Rp2.096.641.141,58 ini.
”Saya sering turun langsung mengecek ke lapangan. Jangan sampai kualitasnya jelek, baik itu menyangkut mutu beton maupun ketebalan besinya,” tegas wanita yang akrab disapa Bu Ipunk ini saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Sinergi dan Pengawasan Ketat di Lapangan
Bu Ipunk menambahkan, dirinya terus berkoordinasi intensif dengan tim pengawas maupun pelaksana proyek, yakni CV Persada Utama Konsultan dan CV Jati Raya.
”Saya tidak main-main dalam mengawasi proyek SIHT ini. Saya serahkan kepercayaan ini kepada tim pelaksana dan pengawas, namun hasilnya harus benar-benar kokoh dan berkualitas,” tambahnya.
Rangka Baja Utama Siap Dirakit
Di tempat terpisah, material utama berupa besi WF 300 (ukuran 30 cm) untuk struktur rangka bangunan SIHT telah disiapkan secara matang di workshop pihak pelaksana. Setiap harinya, para pekerja terampil terus memfabrikasi struktur baja tersebut agar saat proses pengerjaan pondasi usai, perakitan rangka atas dapat langsung dikerjakan tanpa hambatan.
Dengan pengawasan berlapis dan material berkualitas tinggi, kawasan SIHT Porong diharapkan mampu menjadi sentra industri tembakau yang representatif, kokoh, dan mendorong efisiensi ekonomi bagi Kabupaten Sidoarjo.[Budi/Agus/H. Dar/Red]
