SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo berduka atas meninggalnya dua Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Sidoarjo yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Arteri Porong, Kamis (15/1/2026) sore. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga kedua korban.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 WIB di Jalan Arteri Porong arah Surabaya–Malang, tepatnya di selatan lampu lalu lintas Desa Pamotan, Kecamatan Porong. Saat kejadian, kedua korban mengendarai sepeda motor Honda Megapro hitam bernomor polisi W 5596 QL. Hingga kini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang.
Berdasarkan data yang dihimpun, kedua korban merupakan Praja IPDN tingkat akhir yang tengah berada di Kabupaten Sidoarjo untuk menyelesaikan tugas akhir penyusunan skripsi.
Mereka adalah Adinata Ali Putra Rizqullah (23), warga Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, serta Adzra Sybil Alvina (23), warga Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo Kota. Keduanya tercatat sebagai Praja IPDN Jatinangor Angkatan XXXIII yang sedang melaksanakan tugas akhir di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Adzra Sybil Alvina diketahui merupakan putri dari Camat Wonoayu, Anwar.
Sebagai bentuk belasungkawa, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana melakukan takziah ke rumah duka kedua korban di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo Kota, dan Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, pada Minggu (18/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wabup yang akrab disapa Mak Mimik menyampaikan duka cita serta doa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.
Wabup Mimik menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kehilangan dua generasi muda yang dipersiapkan menjadi aparatur dan pemimpin pemerintahan di masa depan.
“Mereka adalah calon pamong praja yang diharapkan dapat mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kepergian mereka menjadi kehilangan bagi kita semua,” katanya.
Ia berharap dedikasi dan semangat pengabdian yang telah ditunjukkan kedua almarhum dapat menjadi inspirasi bagi Praja IPDN lainnya. Selain itu, ia mendoakan agar almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.(dar/nata/red)
