SIDOARJO — Dinamika politik di Kabupaten Sidoarjo mendadak menghangat menyusul dirilisnya hasil survei terbaru dari Aru Revolusi Cerdas (ARCI) periode Agustus 2026. Di balik angka elektabilitas partai yang menanjak, terselip catatan serius mengenai tren kepuasan publik terhadap kinerja kepemimpinan daerah di bawah Bupati Subandi, SH, M.Kn dan Wakil Bupati Mimik Idayana, S.A.P (pasangan BAIK) yang telah berjalan selama 1,5 tahun.
Ketua Fraksi sekaligus Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Muzayyin, bersama Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra, H. Rahmat Muhajirin, SH, MH, dengan tegas menyoroti penurunan angka kepuasan tersebut. Sebagai partai utama pengusung pasangan BAIK, Gerindra merasa memiliki tanggung jawab moral yang besar kepada publik Sidoarjo. Terlebih lagi, tren penurunan di tingkat kabupaten ini dinilai kontras dengan tingginya kepuasan masyarakat terhadap program-program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, M. Sufmi Dasco Ahmad.
”Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), ketahanan pangan, dan program lainnya sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sidoarjo. Ini menjadi pendorong bagi kami di daerah untuk terus bekerja keras menjaga kepercayaan publik,” ungkap Rahmat Muhajirin saat ditemui di Cafe Rata Bata, Kawasan Gading Fajar, Selasa petang [8/9/2026].
Berdasarkan data riset ARCI yang dicermati oleh internal Partai Gerindra, grafik kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Subandi-Mimik mengalami tren penurunan kumulatif sebesar 14,3 persen dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir:
• 100 Hari Pertama: 84,9 persen
• 6 Bulan: 80,5 persen
• 1 Tahun: 71,8 persen
• 1,5 Tahun / Saat Ini: 70,6 persen
Bagi Partai Gerindra, angka 70,6 persen memang masih menyimbolkan adanya sisa modal kepercayaan publik. Namun, arah pergerakan grafiknya yang konsisten merosot di setiap periode menjadi sinyal peringatan dini (early warning) yang tidak boleh diabaikan begitu saja.[H. Dar/Red]
