SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menggelar buka puasa bersama sekitar 85 wartawan dari berbagai organisasi dan perusahaan pers di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Jalan Sultan Agung, Jumat (13/3/2026). Dalam buka puasa bersama wartawan, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan sejumlah program yang telah diupayakan, sekaligus menyinggung pelaksanaan kewenangannya selama menjabat.
Kegiatan dalam suasana Ramadan 1447 Hijriah itu menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan insan pers. Dalam acara tersebut, Mimik hadir didampingi suaminya, H. Rahmat Muhajirin, SH, MH
Dalam sambutannya, Mimik memaparkan sejumlah program pembangunan yang disebut telah diupayakan selama kurang lebih satu tahun menjabat sebagai Wakil Bupati Sidoarjo. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan pernyataannya terkait pelaksanaan kewenangan wakil bupati selama ini.
Mimik menyatakan dirinya belum memperoleh Surat Keputusan (SK) yang berkaitan dengan pelaksanaan kewenangan sebagai wakil bupati dari Bupati Sidoarjo. Menurut dia, kondisi tersebut membuat ruang geraknya dalam pemerintahan menjadi terbatas.
“Selama ini saya tidak mempunyai wewenang penuh sebagai wabup karena tidak diberi SK Wakil Bupati oleh Bupati Subandi. Tetapi karena saya dipilih oleh rakyat Sidoarjo, saya tetap harus mempertanggungjawabkan amanah tersebut dengan bekerja dan turun langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan tetap menjalankan tugas dengan menyerap aspirasi masyarakat serta mengupayakan berbagai program pembangunan melalui komunikasi dengan pemerintah pusat.
Salah satu program yang disebut telah berjalan ialah betonisasi jalan di kawasan Lingkar Timur Sidoarjo yang saat ini memasuki tahap pertama dan direncanakan berlanjut pada tahap berikutnya.
Selain infrastruktur jalan, ia juga menyebut adanya usulan program lain ke pemerintah pusat, antara lain bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekitar 1.040 unit, pembangunan dan renovasi sekolah, serta perbaikan sejumlah jembatan yang dinilai menjadi titik kemacetan.
“Alhamdulillah sudah ada lima titik yang mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat,” katanya.
Menurut Mimik, usulan lain yang juga diajukan adalah bantuan perumahan bagi nelayan guna mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Sidoarjo.
Ia menambahkan, kegiatan dan program yang dijalankannya tetap dilaporkan secara administratif setiap tiga bulan kepada Bupati Sidoarjo, Sekretaris Daerah, dan Gubernur Jawa Timur sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif.
“Semua laporan kami buat tertulis agar memiliki jejak administrasi dan dokumentasi yang jelas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Rahmat Muhajirin menyampaikan pandangannya terkait jalannya pemerintahan daerah. Ia mengatakan memiliki tanggung jawab moral terhadap proses pemerintahan di Sidoarjo karena turut terlibat dalam proses pencalonan pasangan Subandi–Mimik Idayana pada Pilkada Sidoarjo.
“Saya yang mengurus rekomendasi dari Partai Gerindra untuk maju dalam Pilkada Sidoarjo. Karena itu saya tidak bisa diam ketika melihat komitmen yang dulu dibangun bersama tidak berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.
Rahmat, yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024, berharap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan tata kelola birokrasi yang baik.
Acara buka puasa bersama itu berlangsung dalam suasana akrab dan dialog santai antara Wakil Bupati Sidoarjo dan para wartawan, sebelum ditutup dengan doa serta ramah tamah menjelang waktu berbuka.
Di akhir kegiatan, Mimik juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun jamuan kepada para tamu undangan.
“Semoga melalui silaturahmi ini semakin mempererat kebersamaan serta menghadirkan suasana yang guyub, rukun, dan harmonis,” ujarnya. (dar/nata/red)
