SIDOARJO – Nasib murid TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, yang terpaksa belajar di ruang sempit akibat penggusuran gedung sekolah akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (28/8/2026) untuk mencari jalan keluar bagi masa depan pendidikan anak-anak tersebut.
Kedatangan Wabup Mimik merupakan respons cepat atas gejolak di media sosial yang menyoroti kondisi memprihatinkan anak-anak TK Karangpuri. Gedung lama mereka telah dibongkar sejak Desember 2025 demi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Imbasnya, selama delapan bulan terakhir kegiatan belajar mengajar harus mengungsi ke Balai Desa Karangpuri dengan fasilitas seadanya.
Ruang Belajar Menyempit, Fasilitas Bermain Terbengkalai
Kondisi di lokasi sementara memang jauh dari kata ideal untuk pendidikan anak usia dini. Nur Aini, salah satu guru TK DWP Karangpuri, mengungkapkan bahwa ruang belajar mereka kini terpangkas separuh, dari ukuran awal 6×5 meter menjadi hanya 3×5 meter.
Keterbatasan lahan ini memaksa anak-anak kehilangan arena bermain. Fasilitas outdoor seperti perosotan dan jungkat-jungkit tak bisa dipasang dan dibiarkan terbengkalai karena tidak ada tempat.
Kepala Desa Karangpuri, Reni Susilowati, membenarkan pemindahan tersebut berdasar kesepakatan bersama untuk proyek KDMP. Namun, ia tak menampik bahwa gedung pengganti yang dijanjikan hingga kini belum juga terealisasi.
Lahan Baru Disiapkan, Pemkab Janji Segera Eksekusi
Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, Wabup Mimik menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo tidak akan tinggal diam. Usai berdialog dengan pihak desa dan sekolah, ia meninjau langsung calon lahan pembangunan gedung baru berukuran 10×22 meter yang dinilai jauh lebih representatif dan dekat dengan pemukiman warga.
”Yang penting ada solusinya. Nanti kita koordinasikan dengan pemerintah daerah bagaimana pembangunannya. Memang ini yayasan, tapi tetap akan kita pikirkan bersama,” tegas Mimik di lokasi sidak.
Ia menekankan bahwa kenyamanan dan hak anak-anak untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak tidak boleh dikorbankan atau dibiarkan berlarut-larut. Pemkab Sidoarjo berjanji akan segera mengkoordinasikan skema skenario pembangunan gedung baru tersebut agar anak-anak TK DWP Karangpuri bisa kembali belajar dan bermain dengan ceria.[H. Dar/Red]
