SIDOARJO – Pelaksana proyek rehabilitasi gedung SDN Kebakalan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, CV Komando Nusantara, menyatakan siap mengejar ketertinggalan progres pekerjaan sekaligus menjaga kualitas pembangunan.
Proyek yang bersumber dari APBD Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut saat ini mencatat deviasi negatif 4,35 persen. Meski demikian, sejumlah material dan pekerjaan di lapangan terus dipersiapkan untuk mengejar target yang telah ditetapkan.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (12/9/2026), para pekerja terlihat sibuk merangkai rangka atap galvalum merek Fumira. Sebagian kuda-kuda atap juga mulai dinaikkan ke atas bangunan.
Dari sisi material, sejumlah kebutuhan pekerjaan telah tersedia di lokasi. Perekat luluh menggunakan semen Gresik. Pembesian kolom menggunakan besi berdiameter 12 milimeter dengan begel 8 milimeter. Kedalaman sepatu pondasi juga dinilai cukup dalam.
Material lain berupa pasir, batu bata merah dan koral juga telah didatangkan dan tersedia di halaman sekolah.
Untuk mendukung pekerjaan, mesin molen sebagai alat pengaduk campuran pasir, semen dan koral sudah beroperasi. Selain itu, genset juga didatangkan untuk mendukung kebutuhan aliran listrik selama proses pengerjaan.
Alfan, pelaksana proyek dari CV Komando Nusantara, menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan, baik dari sisi mutu maupun waktu.
“Saya berkomitmen untuk menjaga amanah ini, menjaga mutu pekerjaan agar tetap baik dan menyelesaikannya tepat waktu. Sehingga tidak terjadi denda berjalan,” ujar Alfan.
Berdasarkan laporan Konsultan Pengawas CV Tisaga Utama Konsultan, progres pekerjaan mengalami deviasi sebesar 4,35 persen. Target pekerjaan seharusnya mencapai 15,21 persen, sedangkan realisasi baru 10,86 persen.
Dengan kondisi tersebut, pelaksana menyatakan siap melakukan percepatan pekerjaan untuk mengejar ketertinggalan progres.
Informasi mengenai kondisi dan komitmen pelaksana tersebut juga telah disampaikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Muchammad Bayu Seto Kharisma Wicaksono, sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dalam pengawasan dan penyelesaian pekerjaan.
Sesuai data e-Kenda dan LPSE, proyek rehabilitasi gedung SDN Kebakalan memiliki nilai kontrak sebesar Rp617.539.849. Pekerjaan dimenangkan CV Komando Nusantara dengan masa pelaksanaan berdasarkan SPK mulai 31 Juli hingga 12 November 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Ridho Prasetyo, juga telah mendapatkan informasi dari hasil pemantauan tim media terkait perkembangan pekerjaan di lapangan.
Dengan sisa waktu pelaksanaan yang tersedia, percepatan pekerjaan menjadi penting agar deviasi progres dapat ditekan dan proyek rehabilitasi SDN Kebakalan dapat diselesaikan sesuai target, tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan.[Budi/H. Dar/Red]
