SIDOARJO — Progres pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, terus dikebut di bawah pengawasan ketat. Memasuki tahap krusial, proyek milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo ini resmi memulai pemasangan struktur baja menggunakan crane, Sabtu (5/9/2026).
”Bismillahirrahmanirrahim, mulai ereksi konstruksi baja menggunakan crane. Pekerja lengkap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) demi keselamatan kerja,” tegas H. SJN, pelaksana proyek dari CV Jati Jaya, di lokasi kegiatan.
Sebelum memasuki tahap pemasangan rangka baja ini, CV Jati Jaya telah menuntaskan pekerjaan struktur bawah dengan mengutamakan standar mutu tinggi. Menariknya, pelaksana proyek sempat mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan spesifikasi material dari ketentuan awal.
Jika dalam spesifikasi teknis (spektek) awal hanya diwajibkan menggunakan beton K-200 hasil adukan lapangan (site mix), pihak pelaksana justru memilih menggunakan beton readymix mutu K-250 pabrikan dari Jayamix untuk pengecoran sloof dan kolom pedestal. Sebelum dituangkan, sampel beton readymix tersebut juga diuji terlebih dahulu guna memastikan kadar air dan mutunya sesuai standar.
”Kurang bagaimana lagi? Di spektek cukup beton K-200 site mix pakai molen, tapi ini langsung saya beri beton readymix K-250,” ujar H. SJN di sela-sela kesibukannya mengawasi proyek di tengah terik matahari.
Langkah peningkatan mutu ini diambil demi menjamin kekuatan struktur dasar dan ketahanan bangunan SIHT dalam jangka panjang. Selain itu, dalam proses pemadatan beton, tim pelaksana menggunakan alat Concrete Vibrator Electric untuk menggantikan metode manual. Kebiasaan mengelola proyek swasta berskala besar diterapkan di sini guna memastikan hasil pengecoran padat sempurna, rapi, serta bebas dari risiko keropos.
Di tengah kesibukan mengawal ketat jalannya proyek, H. SJN juga menyempatkan diri menyambut hangat para tamu eksternal yang berkunjung ke lokasi. Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari komitmen keterbukaan pihak pelaksana dalam menjalankan proyek pembangunan daerah.
”Hari ini ada beberapa tamu yang datang, semua kami layani dengan baik. Mereka kami hargai sebagai teman dan sahabat. Kita komitmen berteman demi kebaikan,” pungkasnya ramah.(Budi/H. Dar/Red)
