SIDOARJO – Atmosfer politik yang hangat di Kabupaten Sidoarjo seketika mencair saat para pemimpin lintas partai politik berkumpul di Pilar Sport Center, Rangkah Kidul, Rabu [19/8/2026]. Lewat ajang Golkar Fun Mini Soccer yang digagas DPC Partai Golkar Sidoarjo, sekat-sekat ideologi dan latar belakang partai politik sejenak ditanggalkan. Di atas lapangan hijau, para tokoh daerah ini bertanding dengan penuh semangat kekeluargaan, mengedepankan nilai-nilai sportivitas serta semangat kebersamaan.
Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn yang hadir bersama Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana, S.A.P mengapresiasi penuh inisiatif silaturahmi politik berbasis olahraga ini. Kehadiran pimpinan dari berbagai fraksi dan DPC partai politik—seperti Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PAN, NasDem, PKB, PPP, Demokrat, hingga PKS—menjadi bukti nyata bahwa komunikasi lintas fraksi di Sidoarjo tetap terjalin harmonis di tengah dinamika daerah.
Rekonsiliasi Lewat Lapangan Hijau
Politik kerap kali dipandang sebagai arena persaingan yang kaku. Namun, momen seperti ini membuktikan bahwa perbedaan pandangan politik tidak harus merusak silaturahmi antar-pemimpin daerah. Tema “Bersatu untuk Sidoarjo” yang diusung dalam laga persahabatan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk mendahulukan kepentingan masyarakat di atas kepentingan golongan.
Dalam sambutannya, Bupati Subandi menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan semangat gotong royong dalam membangun Sidoarjo. Olahraga dinilai sebagai media yang sangat efektif untuk meluruhkan ketegangan politik serta membangun rasa saling percaya antar-aktor pembangunan.
“Kalau sepak bola itu kita bermain bersama. Begitu juga dalam politik, nanti ada waktunya memilih dan ada perbedaan. Tetapi kesempatan seperti malam ini adalah kesempatan kita untuk bersatu, semua partai, semua fraksi. Kita ingin Sidoarjo tetap kompak dan guyub,” ujar Subandi.
Ia juga menambahkan bahwa kompetisi dan perbedaan gagasan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut harus dimaknai sebagai kekayaan ide untuk mempercepat pembangunan, bukan sebagai tembok penghalang komunikasi.
Sinergi Anggaran dan Pembangunan Daerah
Tantangan pembangunan daerah membutuhkan sinergi yang solid antara eksekutif dan legislatif. Kebijakan strategis, efisiensi anggaran, hingga percepatan infrastruktur tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kesepahaman di level kepemimpinan.
Melalui momentum ini, Bupati Subandi mengajak seluruh pimpinan partai dan anggota fraksi di DPRD Sidoarjo untuk terus bersatu mengawal agenda-agenda pembangunan daerah, khususnya dalam proses pembahasan anggaran dan program prioritas masyarakat.
“Bupati, wakil bupati, ketua partai, ketua fraksi, semuanya harus kompak. Tujuannya bagaimana Sidoarjo ini bisa terus maju. Terkait anggaran, ayo kita bersama-sama melakukan perubahan dan memberikan yang terbaik untuk pembangunan Sidoarjo,” tegasnya.
Pesan ini menjadi sangat relevan mengingat keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada harmonisasi antara penyusun kebijakan dan pelaksana anggaran. Ketika seluruh jajaran elemen politik memiliki visi yang sama, maka program pembangunan dapat dieksekusi secara lebih cepat, tepat, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Memaknai Persatuan dalam Momentum Kemerdekaan
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai persatuan bangsa. Semangat para pendiri bangsa yang mampu menyatukan berbagai latar belakang demi tujuan bersama harus terus dihidupkan dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Golkar Fun Mini Soccer tidak sekadar menjadi ajang pertandingan fisik, melainkan simbol bahwa politik Sidoarjo mampu tampil dewasa, santun, dan inklusif. Tradisi komunikasi yang cair seperti ini diharapkan dapat terus dipelihara sebagai fondasi utama menciptakan iklim investasi, sosial, dan politik yang stabil di Kabupaten Sidoarjo.[adv/H.Dar/Red]
