SIDOARJO — Kehadiran program beras murah oleh MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo menjadi angin segar bagi warga. Skema penjualan berpotongan harga besar ini dipilih untuk mengedukasi sekaligus menghormati kemandirian ekonomi masyarakat.
”Beras yang mestinya Rp51 ribu kami jual Rp20 ribu per tiga kilogram. Kami tidak memberikan cuma-cuma, tetapi menjual dengan harga miring. Kami menghargai masyarakat karena mereka juga punya kemampuan dan keinginan untuk membeli,” tegas Ketua MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo, H. Mursidi, ST.
Mursidi berharap inisiatif ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka, melainkan tumbuh menjadi gerakan sosial yang masif. Ia mendorong partisipasi aktif dari sektor usaha dan organisasi lain untuk mereplikasi model bantuan serupa di wilayah Sidoarjo.
Secara khusus, ia menyoroti pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan agar penyalurannya bisa lebih tepat sasaran dan langsung menyentuh lini kehidupan masyarakat terdekat.
”Harapan saya, CSR perusahaan bisa mengarah langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bentuk bantuan sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
Manfaat nyata dari program ini dirasakan langsung oleh Suryati (50), warga Kemiri. Ia mengaku sangat bersyukur bisa menghemat pengeluaran dapur tanpa harus mengorbankan kualitas konsumsi beras keluarganya.
”Saya ucapkan terima kasih kepada Pemuda Pancasila yang sudah memberikan berkah kepada masyarakat, terutama kepada saya dan warga lainnya. Semoga ketua dan anggotanya banyak rezekinya dan diberi kesehatan. Semoga Pemuda Pancasila selalu jaya,” tutur Suryati dengan penuh kegembiraan.[Habis/H. Dar/Red]
