SIDOARJO – Pelantikan pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Sidoarjo di Fave Hotel, Senin (18/5/2026) malam, memunculkan perhatian publik. Salah satu nama dalam kepengurusan PAC PDI Perjuangan Sukodono diketahui merupakan mantan kader sekaligus eks calon legislatif Partai NasDem pada Pemilu 2024.
Sosok tersebut adalah Ismani, mantan Kepala Desa Suruh, Kecamatan Sukodono. Dalam kepengurusan PAC PDI Perjuangan Sukodono periode lima tahun ke depan, ia dipercaya menempati posisi Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan.
Masuknya Ismani ke jajaran struktural PDI Perjuangan menjadi perbincangan karena sebelumnya ia tercatat sebagai calon legislatif Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Sidoarjo 5 yang meliputi Kecamatan Taman dan Sukodono. Ismani kutu loncat ke PDI Perjuangn dilatarbelakangi kecewa dengan kepemimpinan partai Nasdem.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Raymond Tara Wahyudi, membenarkan bergabungnya Ismani dalam struktur PAC Sukodono. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari dinamika politik yang dinilai wajar.
“Dari sisi kapasitas, beliau memiliki pengalaman sebagai kepala desa dan memiliki basis sosial yang cukup kuat di masyarakat. Selain itu, ada kedekatan emosional dengan pengurus PAC Sukodono,” ujar Tara.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada aturan partai yang dilanggar dalam penunjukan tersebut. Menurutnya, nama Ismani tidak tercatat dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) sebagai pengurus partai lain.
“Di Sipol tidak ditemukan namanya sebagai pengurus partai lain, sehingga secara aturan tidak ada persoalan,” tambah anggota DPRD Sidoarjo itu.
Tara menyebut kehadiran Ismani diharapkan dapat memperkuat konsolidasi partai di wilayah Sukodono, sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.
Sementara itu, Ismani mengaku keputusannya bergabung dengan PDI Perjuangan didasari pertimbangan pribadi dan kekecewaannya terhadap kepemimpinan Partai NasDem.
“Saya ingin belajar lagi bersama PDI Perjuangan. Ini keputusan yang saya jalani dengan hati,” ujarnya.
Ia juga mengaku telah meninggalkan Partai NasDem dan memilih melanjutkan aktivitas politiknya bersama partai berlambang banteng tersebut.
“Tidak ada permintaan khusus saat bergabung. Saya hanya ingin berproses dan belajar politik lebih baik lagi,” katanya.
Ismani menambahkan, dirinya diajak bergabung oleh sejumlah pengurus PAC PDI Perjuangan Sukodono. Komunikasi awal, kata dia, dilakukan melalui sambungan telepon hingga akhirnya dirinya dimasukkan dalam susunan kepengurusan PAC.
Pelantikan pengurus PAC PDI Perjuangan se-Sidoarjo tersebut turut dihadiri jajaran DPC serta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo.
Masuknya mantan kader partai lain ke dalam struktur kepengurusan partai berbeda pun menjadi perhatian sejumlah pihak, terutama terkait dinamika kaderisasi dan regenerasi internal partai politik di daerah. (dar/nata/red)
