SIDOARJO – Nama kontraktor H. Joko Prastowo atau H. Jokopras di era Bupati Sidoarjo, H. Subandi ini melambung kembali di dunia bisnis pengadaan jasa kontruksi. Sosoknya kembali menjadi topik pembahasan didunia pemborong yang dibiayai uang negara atau pemborong plat merah.
Bukan karena dekat dengan W-1, H. Jokopras karena ada kedekatan emosional dengan salah Kepala Dinas di OPD yakni MYK dulu pernah Kabid (Kepala Bidang) dan Sekretaris di Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) terlama di era Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah. Dengan Bupati Subandi kontraktor H. Jokopras konon tidak saling kenal karena Bupati Subandi pun mengaku tidak ada yang kenal dengan kontraktor.
Berbahagialah bagi kontraktor Kota Delta Sidoarjo yang dekat dengan H. Jokoprastowo. Menurut sumber dari kalangan kontraktor, orang-orang dekat kebagian rezeki pekerjaan yang mengais rezeki dibidang matapencaharian pemborong berplat merah. Sejak era Bupati Muhdlor atau Gus Muhlor (GM), nama kontraktor senior yang berusia diatas 60 tahun ini pernah dijuluki “Raja PL” di era Bupati H. Saiful Ilah dan sebelumnya,malah tenggelam.
Karena di era Bupati GM, Kepal DPUBMSDA dijabat Dwi Eko Saptono untuk Kabid Jalan dan Jembatan dijabat Rizal Asnan sosok H. Jokopras tidak pernah dapat pekerjaan. Dan nama H. Jokopras beserta koleganya seperti H. Jefry putra kontraktor H. Dahlan Kontraktor senior dan sesepuh di Gapensi Sidoarjo menghindar dari dunia kanca persilatan.
Nama H. Jokopras melambung kembali saat menjadi perbincangan pembagian proyek PL pemeliharaan jalan berlubang sebelum Hari Raya Idul Fitri. Nama H. Jokopras meroket bak menjadi bintangnya konttaktor di Kota Delta. Semua ada masanya dan setiap masa ada waktunya.
Tahun ini H. Jokopras dengan bendera CV Sumber Agung Perum. Puri Indah Blok Z-18, Suko mendapat kan paket pekerjaan dua PL super gemoy non tender senilai Rp. 337 juta pemeliharan jalan Gedangan – Sukodono. Dan proyek pemeliharaan afv. Sungai Kemambang Desa Pagerwojo, Buduran senilai Rp. 351 juta.
Untuk paket proyek Pemeliharaan Jalan Gedangan – Sukodono nilai negosiasi atau nilai kontrak Rp 337.143.630, Pagu Rp. 350.000.000, HPS Rp.349.746.502, Harga Penawaran Rp. 343.075.470 dan Harga Terkoreksi
Rp. 343.075.470. Sehingga dari Pagu Rp. 350.000.000 – 337.143.630 = 12.856.370 (penuruan harga).
Untuk paket proyek pemeliharaan afv Sungai Kemambang, Desa Pagerwojo, Buduran
Pagu anggaran Rp. 370.000.000 dan HPS Rp. 369.828.482 Harga Penawaran Rp 368. 335. 695, Harga Terkoreksi Rp. 368. 335. 695, Harga Negosiasi Nilai Kontrak Rp. 351. 468.395 .
Sedangkan proyek pemeliharaan Afv Sungai Kemambang dari Pagu Rp. 370.000.000 dikurangi Nilai Kontrak Rp. 351. 468.395 = Rp 18.531.605.
H. Jokopras saat dikonfirmasi dirumahnya Senin (1/6/2026) terlebih dahulu Tim Warta Nusa mencoba Whatsaap ia mengatakan sedang luar kota.
Sosok kontraktor senior seperti H. Jokopras sangat dibutuhkan untuk pembangunan di Sidoarjo. Pengalamannya puluhan tahun malang melintang mampu membuat suasana kontraktor di Sidoarjo menjadi kondusif. Gerbongnya akan mengikuti dengan semangat membangun Sidoarjo sehingga tidak ada kekhawatiran untuk usaha bisnis dibidang pemborong. (*)
Penulis : Budi
Editor : H. Dar
