SIDOARJO – Upaya lobi yang dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, kepada pemerintah pusat membuahkan hasil. Pemerintah pusat dipastikan mengalokasikan anggaran pembangunan Flyover Gedangan guna mengatasi kemacetan di kawasan perempatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.
Mimik Idayana mengatakan, pembangunan flyover tersebut merupakan respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Karena itu, ia melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan sejumlah pejabat pusat serta anggota DPR RI.
Salah satu pertemuan yang dilakukan yakni dengan anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya.
“Senin, 18 Mei 2026 pukul 10.00 WIB saya mendapat kabar baik. Sidoarjo mendapatkan dana untuk pembangunan Flyover Gedangan,” ujar Mimik, Selasa (19/5/2026).
Setelah mendapat kepastian alokasi anggaran, Mimik langsung menginstruksikan Asisten Sekda Bahrul Amig serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo, Machmud, untuk segera menindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Pada malam harinya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga langsung menggelar sosialisasi pengadaan tanah di Kantor Kecamatan Gedangan sebagai langkah awal percepatan proyek tersebut.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan pembangunan Flyover Gedangan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dan telah masuk dalam visi-misi pasangan bupati dan wakil bupati.
Menurutnya, proses pembebasan lahan ditargetkan selesai pada akhir 2026, sehingga pembangunan fisik flyover dapat dimulai pada 2027.
Pemkab Sidoarjo juga memastikan masyarakat terdampak tidak akan dirugikan dalam proses pengadaan lahan. Ganti rugi disebut akan mengacu pada hasil appraisal dengan nilai tertinggi sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, proyek pembangunan Flyover Gedangan disebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat, DPR RI, hingga presiden sebagai bagian dari upaya penanganan kemacetan di wilayah Sidoarjo.(dar/nata/red)
