SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2026. Dukungan tersebut ditujukan untuk memastikan ketersediaan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan.
Bupati Sidoarjo, Subandi, mengatakan sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam memotret kondisi riil perekonomian masyarakat. Menurutnya, data yang dihasilkan akan menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Sensus Ekonomi 2026 penting untuk mengetahui perkembangan dan potensi ekonomi di Sidoarjo. Kami mengajak masyarakat serta pelaku usaha berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar,” ujarnya saat audiensi dengan BPS Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga pelaku usaha, akan memengaruhi kualitas data yang dihimpun. Data yang valid, kata dia, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata.
Sementara itu, Kepala BPS Sidoarjo, Bagyo Trilaksono, menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh aktivitas usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar.
“Pendataan mencakup seluruh sektor usaha, baik yang sudah memiliki izin maupun belum, mulai dari sektor pertanian, industri, hingga jasa,” ujarnya.
Menurutnya, kelengkapan data tersebut penting untuk menggambarkan struktur ekonomi secara menyeluruh, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah maupun pusat dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat dan berkelanjutan.(dar/nata/red)
