Melintasi Waktu di Larangan: Poster Film Jadul dan Sepeda Tua yang Menembus Sekat Sosial
SIDOARJO — Kehadiran Komunitas Sepeda Onthel Sidoarjo di tengah hiruk-pikuk Terminal Larangan bukan tanpa alasan. Kedai kopi JAM TAYANG sejak awal mengusung konsep visual yang unik—terinspirasi dari interior gedung bioskop lawas dengan deretan poster film era terdahulu.
Deretan sepeda onthel tua yang berjejer rapi di sekitar area kedai seolah menyempurnakan lorong waktu tersebut. Masa lalu dan masa kini bertemu di satu titik: nuansa nostalgia berpadu harmonis dengan geliat ekonomi masyarakat terminal.
Di area perlombaan, seluruh batasan status sosial luntur. Pedagang, sopir, pekerja harian, hingga anggota komunitas berada di posisi yang setara sebagai warga yang merayakan kemerdekaan. JAM TAYANG turut membagikan aneka minuman segar dan hadiah hiburan.
“Bagi kami, kemerdekaan juga berarti bisa hidup berdampingan, saling menghormati, dan menciptakan suasana nyaman bagi semua orang yang setiap hari beraktivitas di sini,” terang Yudha, perwakilan dari pihak JAM TAYANG.[H. Dar/Red]
